www.kavaana.com
Karena masih dalam keadaan pandemi covid-19, mari lengkapi kebutuhan anda dengan berbelanja online ..... Salam sehat selalu....
  • GAMIS KLOK REMPEL WANITA
  • Air zam-zam 5 lt
  • KURMA AJWA - KURMA NABI - 500gram
  • SAJADAH PRINT SATIN DOMPET SERUT
  • SAJADAH AN-NAJAF
  • SARI KURMA KAROMAH
  • SAJADAH AL ZIAZ STANDAR
  • PASHMINA RND
  • KURMA TANGKAI PALMFRUIT - 500 GR
  • CREAM 21 BESAR ALL DAY CREAM 150ml
  • DERMOVET HIJAU 25 GRAM
  • BANTAL TIUP BEST WAY " KOTAK "
  • Baju Koko Batik Haji Nasinal
  • Air zam-zam 1 lt
Login
Shopping Cart
shopping cart
News
21 Februari 2021
Indonesia Tidak Punya Utang Akomodasi Jemaah ke Saudi
Jakarta (Kemenag) --- Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman memastikan bahwa Indonesia tidak mempunyai utang akomodasi jemaah ke Arab Saudi. Penegasan ini disampaikan Oman menyusul beredarnya berita bahwa jemaah haji Indonesia ditolak Saudi karena belum bayar bea akomodasi. “Informasi Indonesia belum bayar akomodasi jemaah jelas keliru dan menyesatkan. Jemaah haji Indonesia juga tidak pernah ditolak Arab Saudi,” tegas Oman di Jakarta, Rabu (17/2/2021). Menurut Oman, Indonesia selama ini dikenal sebagai negara dengan manajemen penyelenggaraan haji terbaik di dunia. Hal itu tentunya tidak terlepas dari manajemen pengelolaan haji yang baik dalam segala aspek, termasuk dalam proses pengadaan layanan di Arab Saudi, baik transportasi, katering, maupun akomodasi. detail

21 Februari 2021
Sudah 158 Ribu Jemaah yang Didaftarkan Prioritas Vaksinasi
Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama secara bertahap sudah memvalidasi data jemaah haji yang diajukan untuk mendapat prioritas vaksinasi pada tahap kedua. Data tersebut juga sudah bisa diakses Kemenkes karena Sistem Informasi dan Komputerasi Haji Terpadu (Siskohat) sudah terintegrasi dengan Siskohat Kesehatan. Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman mengatakan bahwa data yang sudah divalidasi sudah mencapai 158 ribu. Data jemaah lainnya masih dalam proses verifikasi ulang. “Hari ini, tercatat sudah ada 158 ribu update data jemaah yang sudah bisa diakses Kementerian Kesehatan untuk didaftarkan dalam usulan prioritas vaksinasi tahap kedua,” terang Oman di Jakarta, Kamis (18/2/2021). “Ini sebagai langkah antisipasi jika Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk memberikan kuota jemaah haji 1442H kepada Indonesia,” lanjutnya. Menurut Oman, validasi data ini sekaligus sebagai tindak lanjut surat Menag Yaqut Cholil Qoumas ke Menteri Kesehatan. Surat tertanggal 5 Januari 2021 itu terkait permohonan dukungan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia. Data yang divalidasi berbasis pada jemaah yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1440H/2020M. Akses data diberikan secara bertahap karena tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah lebih dulu melakukan proses validasi. detail

21 Februari 2021
14 Ribu Jemaah Haji Khusus Didaftarkan Prioritas Vaksinasi
Jakarta (Kemenag) --- Jemaah haji khusus yang telah melunasi biaya haji 1441H/2020M dan tertunda keberangkatannya karena pandemi telah didaftarkan dalam prioritas vaksinasi tahap kedua. Data jemaah haji khusus tersebut secara bertahap sudah divalidasi oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan bisa diakses Kemenkes melalui Sistem Informasi dan Komputerasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan. “Per hari ini, sudah 14 ribu data jemaah haji khusus yang sudah divalidasi dan diajukan untuk didaftarkan dalam usulan prioritas vaksinasi tahap kedua,” terang Kasubdit Siskohat Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hasan Affandi, di Jakarta, Jumat (19/2/2021). Jumlah kuota jemaah haji khusus dalam penyelenggaraan ibadah haji berjumlah 17 ribu. Jadi, masih ada sekitar tiga ribu data jemaah yang masih dalam proses verifikasi. “Update data tersebut antara lain berupa Nomor Induk Kependudukan atau NIK, Nama, Nomor Porsi, dan alamat lengkap jemaah,” jelas Hasan. detail

» index berita
Testimonial
arminarekaperdana5758
[URL]
Assalamu alaikum salam sukses buat kavaana,,, saya tertarik ingin menjadi agen / dropsing caranya gimana? maturnuwun

Naghul
[URL]
Dear Sir, I am jai company and i am from India, I manufacturing (Sarung & Izar & lungi) you want please contact me sir. Thanking You & Regards, JAI COMPANY Kundrathu... detail

DARWIS
Aslkm Pa jamaah saya pada tanya apa belanja di kavaana ada discountnya pa.....?

Rokhman abidin
mhn info, apa tersedia gamis pakistan ? kami mebutuhkan untuk calon jama'ah um,roh kami dan calhaj yang kami bimbing. syukron

» lihat testimonial
» isi testimonial

Indonesia Tidak Punya Utang Akomodasi Jemaah ke Saudi


21 Februari 2021

Jakarta (Kemenag)  --- Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman memastikan bahwa Indonesia tidak mempunyai utang akomodasi jemaah ke Arab Saudi. Penegasan ini disampaikan Oman menyusul beredarnya berita bahwa jemaah haji Indonesia ditolak Saudi karena belum bayar bea akomodasi.

“Informasi Indonesia belum bayar akomodasi jemaah jelas keliru dan menyesatkan. Jemaah haji Indonesia juga tidak pernah ditolak Arab Saudi,” tegas Oman di Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Menurut Oman, Indonesia selama ini dikenal sebagai negara dengan manajemen penyelenggaraan haji terbaik di dunia. Hal itu tentunya tidak terlepas dari manajemen pengelolaan haji yang baik dalam segala aspek, termasuk dalam proses pengadaan layanan di Arab Saudi, baik transportasi, katering, maupun akomodasi. 

"Indonesia itu terbaik dalam manajemen penyelenggaraan ibadah haji. Itu diakui banyak negara, dan tidak sedikit dari mereka yang melakukan studi banding,” ujar Oman.

Terkait dana haji, Oman kembali menegaskan bahwa sejak terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji, dana haji telah dialihkan kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). “Per-bulan Februari 2018 dana haji sebasar Rp103 Triliun, semuanya sudah menjadi wewenang BPKH,” tegasnya.

“Sejak itu, Kementerian Agama sudah tidak mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk mengelola, apalagi mengembangkan dana haji dalam bentuk apapun,” tandasnya.

Sumber : Ditjen PHU
Penulis : Khoiron
Editor : Khoiron



Baca juga
  » 21 Februari 2021
Sudah 158 Ribu Jemaah yang Didaftarkan Prioritas Vaksinasi
Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama secara bertahap sudah memvalidasi data jemaah haji yang diajukan untuk mendapat prioritas vaksinasi pada tahap kedua. Data tersebut juga sudah bisa diakses Kemenkes karena Sistem Informasi dan Komputerasi Haji Terpadu (Siskohat) sudah terintegrasi dengan Siskohat Kesehatan. Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman mengatakan bahwa data yang sudah divalidasi sudah mencapai 158 ribu. Data jemaah lainnya masih dalam proses verifikasi ulang. “Hari ini, tercatat sudah ada 158 ribu update data jemaah yang sudah bisa diakses Kementerian Kesehatan untuk didaftarkan dalam usulan prioritas vaksinasi tahap kedua,” terang Oman di Jakarta, Kamis (18/2/2021). “Ini sebagai langkah antisipasi jika Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk memberikan kuota jemaah haji 1442H kepada Indonesia,” lanjutnya. Menurut Oman, validasi data ini sekaligus sebagai tindak lanjut surat Menag Yaqut Cholil Qoumas ke Menteri Kesehatan. Surat tertanggal 5 Januari 2021 itu terkait permohonan dukungan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia. Data yang divalidasi berbasis pada jemaah yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1440H/2020M. Akses data diberikan secara bertahap karena tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah lebih dulu melakukan proses validasi.

  » 21 Februari 2021
14 Ribu Jemaah Haji Khusus Didaftarkan Prioritas Vaksinasi
Jakarta (Kemenag) --- Jemaah haji khusus yang telah melunasi biaya haji 1441H/2020M dan tertunda keberangkatannya karena pandemi telah didaftarkan dalam prioritas vaksinasi tahap kedua. Data jemaah haji khusus tersebut secara bertahap sudah divalidasi oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan bisa diakses Kemenkes melalui Sistem Informasi dan Komputerasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan. “Per hari ini, sudah 14 ribu data jemaah haji khusus yang sudah divalidasi dan diajukan untuk didaftarkan dalam usulan prioritas vaksinasi tahap kedua,” terang Kasubdit Siskohat Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hasan Affandi, di Jakarta, Jumat (19/2/2021). Jumlah kuota jemaah haji khusus dalam penyelenggaraan ibadah haji berjumlah 17 ribu. Jadi, masih ada sekitar tiga ribu data jemaah yang masih dalam proses verifikasi. “Update data tersebut antara lain berupa Nomor Induk Kependudukan atau NIK, Nama, Nomor Porsi, dan alamat lengkap jemaah,” jelas Hasan.

  » 8 Desember 2019
Kemenag Akan Tambah Konsultan Ibadah Haji Perempuan
gomuslim.co.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan menambah komposisi konsultan ibadah perempuan pada penyelenggaraan ibadah haji yang akan datang. Tahun ini, ada 25 konsultan ibadah haji di Daerah Kerja Makkah dan hanya satu yang perempuan. Hal ini disampaikan Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan usai berdiskusi dengan petugas sektor tujuh di Misfalah dan sektor dua di Syisyah, Makkah. Menurutnya, proporsi konsultan ibadah haji perempuan akan disesuikan dengan kebutuhan di lapangan.

Information
Others
WA : 08122700997 08122940140
Others
E-MAIL : saifulmalchan@yahoo.com
Search
Search:
Pembayaran
BANK BCA

BCA - CAB.YOGYAKARTA
a/n : SAIFUL MALCHAN
a/c : 4451260337


mandiri

MANDIRI CAB. KATAMSO YOGYAKARTA
a/n : SAIFUL MALCHAN
a/c  : 137 00 0529630 2


BNI

BNI CAB YOGYAKARTA
A/C 2806190003
A/N SAIFUL MALCHAN


BRI

7000-01-001617-50-4

AN. SAIFUL MALCHAN


 www.kavaana.com

TOKO KAVAA-NA
Jl.Gambiran no.71 Yogyakarta
Telp. 0274-382334 , Hp 08122700997
KAVAA-NA TAJEM
Ruko House of Tajem , Jl. Raya Tajem km.2 Panjen-Wedomartani- Sleman Yogyakarta
0822 2626 5758  - 0858 7823 4997

Since Year 2000 - Online Shop since 2010

Toko Online