Tes Tertulis Temus Haji Pakai LJK
10 Mei 2016Jeddah (Sinhat)--Sebanyak 707 orang mengikuti seleksi petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dari unsur tenaga musiman (Temus). Mereka adalah warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di berbagai kota di Arab Saudi seperti Makkah, Jeddah, Madinah, Riyadh, dan Dahban. Seleksi dilaksakan Minggu (08/05/2016) pagi, di gedung Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) KJRI Jeddah.
Staf Teknis Haji 1 Ahmad Dumyathi Basori mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti seleksi petugas PPIH Arab Saudi 2016 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini disebabkan karena system pendaftaran calon petugas PPIH Arab Saudi dilaksanakan secara online.
“Berdasarkan pantauan http://ppiharabsaudi.com tercatat lebih dari 1000 akun yang mendaftar. Setelah dilakukan beberapa proses verifikasi, jumlah peserta yang dinyatakan lolos seleksi berkas sebanyak 519 peserta untuk bidang pelayanan umum dan 188 peserta untuk bidang pelayanan kesehatan,” kata Dumyathi dikutip dari laman kantorurusanhaji.com, Minggu (08/05/2016).
“Mereka akan memperebutkan 363 kuota temus bidang pelayanan umum dan 105 temus bidang pelayanan kesehatan,” tambahnya.
Menurutnya, peserta tes bidang pelayanan umum dikelompokan menjadi beberapa bidang tugas, petugas administrasi, lapangan, pengemudi, teknisi listrik, teknisi computer/jaringan, mekanik dan petugas kebersihan. Masing-masing bidang tugas akan menjalani tes tertulis, tes wawancara, dan tes ketrampilan/praktek lapangan.
“Jumlah pertanyaan dalam test tulis sebanyak 100 soal dan seluruhnya pilihan ganda dengan muatan materi meliputi regulasi di bidang perhajian, kebijakan dalam penyelenggaraan pelayanan haji di Arab Saudi, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan materi lainnya,” terang Dumyathi.
“Lembar jawaban yang disiapkan dalam bentuk Lembar Jawaban Komputer (LJK). Kebijakan penerapan LJK ini untuk memudahkan proses koreksi dan meminimalisir kesalahan dalam mengoreksi hasil tes tertulis,” tambahnya.
Dia berharap para peserta dapat menjawab soal-soal sehingga mendapat nilai yang baik dan diterima sebagai petugas PPIH. Untuk para peserta yang baru pertama kali mengikuti tes, dia mengimbau agar tidak perlu pesimis. Menurutnya, panitia akan memberikan kesempatan yang sama dalam menentukan lulus/tidaknya peserta dalam proses seleksi. “Terpenting, mempunyai wawasan luas , disiplin, dan tanggung jawab yang nantinya bisa di lihat dari hasil ujian,” ungkapnya.
Untuk menghindari praktik joki, panitia seleksi tahun ini memberikan kartu peserta yang sudah dilengkapi. (KUHI/ar
