Evaluasi Haji 2026, Kemenhaj Banyumas Perketat Skrining Kesehatan dan Validasi Data Jemaah
19 Juli 2026
Banyumas (Kemenhaj) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Banyumas menjadikan hasil evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M sebagai dasar penguatan layanan pada musim haji 1448 H/2027 M. Evaluasi ini mencakup pelaksanaan istithaah kesehatan, pembinaan jemaah, hingga validasi data calon jemaah, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan haji kedepannya.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenhaj Kabupaten Banyumas Abdul Malik mengatakan, secara umum penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Namun, Malik menilai skrining kesehatan perlu dilakukan lebih dini dan lebih komprehensif, terutama pemeriksaan fungsi pendengaran bagi jemaah lanjut usia. Menurutnya, gangguan pendengaran dapat memengaruhi komunikasi saat pemeriksaan kesehatan sehingga berpotensi menimbulkan penilaian yang kurang tepat.
"Jika gangguan pendengaran dapat dideteksi sejak awal dan ditangani dengan baik, proses pemeriksaan kesehatan maupun pembinaan jemaah akan berjalan lebih optimal," kata Malik saat diwawancarai di Kantor Kemenhaj Kabupaten Banyumas, Jum'at (17/7/2026).
Evaluasi juga mencatat perlunya penyempurnaan mekanisme penanganan jemaah yang harus menjalani perawatan di embarkasi agar tidak berdampak pada keberangkatan bersama pasangan atau anggota keluarga dalam satu kloter.
Sementara itu dari bidang pembinaan, Malik menambahkan bahwa seiring bertambahnya jumlah jemaah haji asal Banyumas yang mengikuti bimbingan melalui KBIHU, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan KBIHU agar kualitas pembinaan dan pelayanan kepada jemaah dapat meningkat. Kemenhaj Kabupaten Banyumas juga mengimbau tegas agar KBIHU tidak melakukan praktik-praktik non prosedural yang dapat merugikan jemaah.
Malik mengatakan, Kemenhaj Kabupaten Banyumas telah memberangkatkan sebanyak 1.333 jemaah yang berangkat pada musim haji 1447 H/2026 M. Angka ini meningkat sekitar 20% dari total jemaah haji Kabupaten Banyumas yang berangkat pada tahun sebelumnya, yaitu sekitar 1.100 jemaah.
Menghadapi penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M, Kemenhaj Kabupaten Banyumas mulai memperkuat verifikasi data calon jemaah guna memastikan akurasi data dan kesiapan keberangkatan. Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan keberadaan, domisili, dan kesiapan calon jemaah, khususnya mereka yang telah masuk daftar tunggu namun belum memberikan konfirmasi. Selain itu, edukasi mengenai istithaah kesehatan akan terus ditingkatkan agar calon jemaah memiliki kesiapan fisik sejak dini.
"Kami akan memperkuat edukasi mengenai istithaah kesehatan, meningkatkan validasi data calon jemaah, serta terus memperkuat koordinasi dengan KBIHU agar pembinaan kepada calon jemaah dapat dilakukan sejak dini. Evaluasi tahun ini menjadi bekal bagi kami untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M yang semakin profesional, terintegrasi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah," pungkas Malik.
